Arahan Kabiro SDM Kemenag RI di Kota Palu: Guru Harus Menjadi “Figure of Man” dan Fokus Pembentukan Karakter
Ana Muslimah
23 Mei 2026 52 x Info Madrasah
Kepala Biro SDM Kemenag RI, Dr. Muhammad Zain, M.Ag
(Palu- Humas) Kampus MAN Insan Cendekia (IC) Kota Palu menjadi tempat pelaksanaan agenda strategis Kementerian Agama. Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Republik Indonesia (Kabiro SDM Kemenag RI) melaksanakan kunjungan kerja resmi dalam rangka silaturahmi sekaligus pemberian pembinaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA ini diselenggarakan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) di bidang pendidikan.
Acara bergengsi ini dihadiri oleh
jajaran penting, di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kemenag
Sulteng yang mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), Kepala Kantor Kemenag
Kota Palu, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kota Palu, para pengawas
madrasah, serta seluruh Kepala Madrasah (Kamad) negeri dan swasta mulai dari
tingkat MI, MTs, hingga MA se-Kota Palu. Tak ketinggalan, para pendidik, tenaga
kependidikan di bawah naungan Kanwil Kemenag Sulteng, serta seluruh civitas
akademika MAN IC Kota Palu turut memadati ruangan.
Mengawali acara, Kepala MAN IC Kota Palu, Hj. Mardiati Rosmah, menyampaikan laporan perkembangan madrasah dengan penuh rasa bangga dan bahagia. Ia memaparkan berbagai lompatan prestasi yang diraih MAN IC Kota Palu pasca-kunjungan Kepala Biro SDM pada tahun 2023 lalu—yang kala itu masih menjabat sebagai Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
"Kehadiran Beliau kembali ke sini membawa kebahagiaan besar bagi kami, sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pusat terhadap perkembangan mutu pendidikan di Kota Palu," ungkap Mardiati optimis.
Sementara itu, Kabag TU Kemenag Sulteng, H. Moh Taslim, S.Ag., MM dalam sambutannya memaparkan bahwa saat ini terdapat 5.754 ASN (PNS dan P3K) yang bernaung di bawah Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Kakanwil Kemenag Sulteng yang belum bisa hadir membersamai pada acara tersebut karena adanya agenda dinas di beberapa kabupaten, namun dipastikan akan segera bergabung setibanya di Palu.
"Kami berharap kehadiran Bapak Kabiro SDM dapat menjadi pemantik motivasi dan 'bahan bakar' baru bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag Sulteng untuk terus mendongkrak kinerja dan profesionalitas mereka," tutur Kabag TU.
Memasuki acara inti, Kepala Biro SDM Kemenag RI, Dr. Muhammad Zain, M.Ag memberikan pembinaan yang membakar semangat para guru. Beliau menggarisbawahi dua poin krusial yang wajib dimiliki oleh setiap pendidik dalam menghadapi tantangan zaman;
Pancing Rasa Ingin Tahu (Transfer Knowledge): Guru yang sukses bukan sekadar lihai berceramah, melainkan mereka yang mampu membangkitkan semangat bertanya pada siswa. Keberhasilan pembelajaran diukur dari seberapa antusias siswa bertanya. Dari rasa ingin tahu inilah, daya berpikir kritis (critical thinking) siswa akan terbentuk, yang nantinya memicu mereka untuk rajin membaca dan belajar mandiri.
Menjadi Teladan Nyata (Figure of
Man): Guru tidak boleh hanya memindahkan ilmu dari buku ke kepala siswa, tetapi
harus mampu menjadi sosok panutan (figure of man). Membentuk karakter dan
akhlak mulia tidak akan mempan jika hanya diajarkan lewat teori di dalam kelas,
melainkan harus melalui implementasi nyata. Guru harus menjadi contoh konkret
dalam tutur kata dan perilaku sehari-hari.
Selain kedua poin tersebut,
Kabiro SDM juga menyoroti pentingnya budaya literasi di era digital. Beliau
berpesan agar para guru tidak pernah lelah melakukan upgrade pengetahuan dan
keterampilan.
"Jangan pernah berhenti belajar. Kita harus mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi agar kita bisa mendidik anak-anak kita sesuai dengan zamannya," tegas Kabiro disambut tepuk tangan riuh.
Suasana semakin dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Beberapa peserta memanfaatkan momen langka ini untuk berkonsultasi langsung mengenai isu-isu teknis kepegawaian ASN di madrasah. Agenda yang berlangsung hangat dan penuh inspirasi ini akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi kuat demi kemajuan pendidikan Islam di Sulawesi Tengah.

