Peringati Isra Mi’raj 1447 H, MAN Insan Cendekia Kota Palu Perkuat Nilai Spiritual Civitas Akademika
Ana Muslimah
24 Januari 2026 45 x Info Madrasah
Ustaz H. Anas Umar menyampaikan hikmah Isra Mi'raj 1447H
(Palu, Humas) – Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H pada Rabu (21/1/2026). Bertempat di Gedung Auditorium MAN IC Kota Palu, kegiatan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh seluruh civitas akademika, mulai dari tenaga pendidik, kependidikan, siswa-siswi, hingga pengurus Komite MAN IC Kota Palu.
Meneladani Perjalanan Agung Rasulullah
Peringatan tahun ini menghadirkan
Ustaz H. Anas Umar, Lc., M.H.I. sebagai pembawa hikmah Isra Mi’raj.
Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tuntas betapa besarnya makna di balik
peristiwa perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa
hingga menuju Sidratul Muntaha.
Ustaz Anas Umar menekankan bahwa
Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan momentum bagi umat Islam
untuk merenungkan perintah salat lima waktu sebagai sarana komunikasi langsung
antara hamba dengan Sang Pencipta. Beliau mengajak seluruh siswa untuk
menjadikan disiplin ibadah sebagai pondasi dalam meraih keberhasilan akademik
dan kemuliaan akhlak.
Sinergi Madrasah dan Orang Tua
Kehadiran pengurus Komite dalam acara ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pihak madrasah dan orang tua siswa dalam mendukung pembentukan karakter religius di lingkungan MAN IC Kota Palu.
Kepala MAN IC Kota Palu dalam sambutannya berharap agar peringatan ini tidak berhenti pada seremonial belaka, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku dan semangat belajar siswa.
"Melalui peringatan Isra Mi'raj ini, kita harapkan seluruh civitas akademika dapat memetik pelajaran tentang kesabaran, keteguhan iman, dan pentingnya menjaga koneksi spiritual di tengah kesibukan menuntut ilmu," ungkapnya.
Suasana haru dan penuh syukur
menyelimuti akhir acara, di mana seluruh peserta yang hadir tampak antusias
menyimak setiap pesan moral yang disampaikan. Kegiatan ini menjadi pengingat
bagi seluruh siswa bahwa setinggi apa pun prestasi duniawi yang dikejar,
nilai-nilai spiritual harus tetap menjadi kompas utama dalam melangkah.

