Sinergi Hebat! Murid MAN IC Palu Siap Kuasai Teknologi Drone dan SIG dalam Misi Penyelamatan Mangrove Teluk Palu


(Palu, Humas) – Langkah progresif dalam dunia pendidikan dan pelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu. Melalui penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Dukungan Mitra, MAN IC Kota Palu resmi digandeng sebagai Sekolah Mitra Pelaksana Program Titik Kumpul Sains dan Teknologi di Perguruan Tinggi.

Program kolaboratif ini diinisiasi oleh dua kekuatan akademis Universitas Tadulako, yaitu Fakultas Kehutanan dan Jurusan Geografi FKIP. Bersama-sama, mereka mengusung proyek penelitian masa depan bertajuk: "Pemetaan Prioritas Restorasi Mangrove di Teluk Palu Menggunakan Drone dan SIG (Sistem Informasi Geografis)."


Kolaborasi ini membawa angin segar bagi dunia sains di tingkat sekolah menengah. Jika biasanya murid hanya mempelajari ekosistem pesisir atau peta digital lewat buku teks, program ini mendobrak batas tersebut. Murid MAN IC Kota Palu akan dilibatkan langsung dalam aktivitas riset mutakhir.

Mereka akan belajar menavigasi drone untuk memotret garis pantai secara real-time, lalu mengolah data spasial tersebut menggunakan perangkat lunak SIG. Pengalaman premium ini memberikan vibe belajar layaknya ilmuwan muda yang sedang memecahkan masalah

Keterlibatan dalam program Titik Kumpul Sains dan Teknologi ini memberikan segudang manfaat eksklusif bagi para murid MAN IC Kota Palu, di antaranya:

Penguasaan Skill Masa Depan (Future Skills): Kemampuan mengoperasikan Drone dan menganalisis SIG adalah keahlian tingkat tinggi (high-demand skills) yang sangat dicari di era industri modern dan dunia perkuliahan.

Murid tidak hanya menghafal teori, tetapi melihat langsung bagaimana sains dan teknologi digunakan untuk menyelamatkan lingkungan pasca-bencana di Teluk Palu. Pengalaman riset bersama dosen dan pakar dari Fakultas Kehutanan serta FKIP Geografi akan menjadi nilai tambah (portofolio) yang luar biasa bagi murid saat mendaftar ke perguruan tinggi jalur prestasi.

Murid diajak menjadi agen perubahan (change agent) yang peduli terhadap restorasi ekosistem hijau di tanah kelahiran mereka.

Kepala MAN IC Kota Palu menyambut baik kerja sama strategis ini. Dukungan penuh yang dituangkan dalam surat komitmen ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah siap memfasilitasi talenta-talenta muda untuk berkembang melampaui ruang kelas.

Melalui sinergi antara Fakultas Kehutanan, FKIP Geografi, dan MAN IC Kota Palu, pemetaan menggunakan teknologi drone ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi akurat untuk menghijaukan kembali Teluk Palu. Lebih dari itu, program ini berhasil membuktikan bahwa kolaborasi sains dan pendidikan menengah mampu melahirkan generasi emas yang melek teknologi dan cinta bumi.

humasmanickotapalu Guru Siswa

Berita Terpopuler